Teknokrat Ciptakan Jemuran Otomatis
en id
Wednesday, 29 March 2017
  • Team Robotik
    Mahasiswa Teknokrat

Students' Researches

Teknokrat Ciptakan Jemuran Otomatis

  • Published: Tuesday, 26 January 2016 11:21
  • Hits: 2063

Ibu rumah tangga yang berkarir didunia kerja atau mahasiswa yang tinggal dirumah kontrakan tidak perlu khawatir saaat menjemur pakaian. Sebab, Karina Audia Pitaloka, mahasiswi Perguruan Tinggi Teknokrat, telah  menciptakan jemuran pakaian otomatis dengan pendeteksi hujan berbasis arduino. “Alat ini bisa mengangkat jemuran saat cuaca tidak menentu dan dapat menjemurkan kembali pakaian yang masih basah saat cuaca panas lagi,” kata Karina. Menurutnya, pakaian otomatis dengan pendeteksi hujan ini menggunakan sensor cahaya (LDR), sensor suhu (LM35), sensor raindrop, dan mikrokontroller arduino.

Prinsip kerja sensor LM35 yakni mengukur suhu dari -55 derajat sampai dengan 55 derajat. Untuk sensor LDR, sensor ini memiliki nilai hambatan yang bisa berubah karena faktor intensitas cahaya..Sedangkan untuk sensor raindrop bekerja seperti resistor variable yang akan berubah dari 100k ohm basah untuk 2m ohm saat kering.

Cara kerja alat ini lanjut karina, menggunakan tiga sensor yang digunakan dan diatur sebagai penerima data. Dimana data yang diterima oleh mokrokontroller arduino akan diolah, sehingga dapat menggerakan motor maju dan mundur dengan menggunakan 1 motor DC, dan 2 Relay agar motor bisa menarik dan menjemur kembali pakaian.

Selain tiga sensor yang digunakan, alat ini juga menggunakan IR Proximity sebagai sensor untuk mengukur kadar air dalam pakaian yang berfungsi untuk berhenti menarik atau menjemur kembali. “Dengan alat ini, saya berharap dapat membantu ibu – ibu yang sibuk berkarir diluar rumah. Sehingga mereka tidak perlu memikirkan bagaimana nasib jemuran dirumah,” tukasnya. (rls/p3/cl/nui).

Go to Top