Teknokrat "SANG JUARA" ARB beri Studium Generale
en id
Sunday, 19 May 2019

Latest News

Teknokrat "SANG JUARA" ARB beri Studium Generale

“Teknokrat Sang Juara. Teknokrat Sang Juara. Teknokrat Sang Juara.” ucap Abu Rizal Bakrie (ARB) dalam orasi ilmiahnya pada wisuda Perguruan Tinggi Teknokrat (11/12). Bagaimana tidak saya katakan 'Sang Juara'? Tiba-tiba saja perguruan tinggi swasta
“Teknokrat Sang Juara. Teknokrat Sang Juara. Teknokrat Sang Juara.” ucap Abu Rizal Bakrie (ARB) dalam orasi ilmiahnya pada wisuda Perguruan Tinggi Teknokrat (11/12). Bagaimana tidak saya katakan 'Sang Juara'? Tiba-tiba saja perguruan tinggi swastamuda itu 'menikung' perguruan tinggi ternama di Indonesia dalam bidang robotik, bahasa Inggris dan Jepangnya,” lanjutnya. Kedatangan ARB sebagai seorang tokoh Lampung, wirausahawan sukses, politikus, dan negarawan ke acara Wisuda Teknokrat 2013 merupakan suatu kehormatan bagi segenap civitas academica Perguruan Tinggi Teknokrat. Dalam acara tersebut ARB memberikan motivasi dan kiat-kiat sukses sebagai wirausahawan. “Masyarakat tidak akan menanyakan pendidikan atau gelar apa yang sudah didapat, tetapi apa yang sudah kita lakukan untuk Negara ini,” tambah beliau. Dalam ceritanya, ARB juga mengalami beberapa kali kegagalan. “Namun kalau gagal, ya bangkit lagi. Tidak mengurung diri tanpa berbuat apa-apa,” kenangnya.
 
Tidak hanya sendiri, ARB hadir bersama Nia Ramadhani, Ketua Yayasan Bakrie untuk Negeri yang juga sebagai artis sinetron terkenal. Secara mengejutkan Nia memberikan penghargaan berupa laptop dari Yayasan tersebut kepada wisudawan terbaik dari masing-masing perguruan tinggi, yaitu STMIK-AMIK, dan STBA Teknokrat. Acara tersebut menambah kesan mendalam bagi para wisudawan/wati Perguruan Tinggi Teknokrat, terutama bagi yang mendapatkan penghargaan.
 
Tak kalah pentingnya, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P., pun memberikan pengarahan dan penghargaan bagi para wisudawan dan mahasiswa berprestasi. “Wisuda Teknokrat memang wisuda yang berbeda,” ungkap beliau terkesan dengan keunikan acara wisuda Perguruan Tinggi Teknokrat. “Selamat menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat. Jangan banyak bicara, namun perbanyak manfaat untuk masyarakat,” pesan Sjachroedin kepada para wisudawan.
 
Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA, Koordinator Kopertis (Koordinator Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah II menyatakan kebanggaannya terhadap Perguruan Tinggi Teknokrat. “Banyak yang bertanya Teknokrat itu berada dimana?”. Perguruan Tinggi Teknokrat telah mengangkat nama Kopertis Wilayah II di ajang pertemuan-pertemuan tingkat nasional karena seringnya menjuarai perlombaan tingkat nasional, bahkan internasional,” ungkapnya. “Dari tiga ribu lebih perguruan tinggi di Indonesia, hanya sedikit perguruan tinggi swasta yang dikenal di tingkat nasional, dan hampir tidak ada yang dari luar pulau Jawa,” tambah Diah.
 
 
Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Teknokrat, Mahathir Muhammad dalam sambutannya menyatakan, ”Di tengah-tengah iklim demokrasi politik Indonesia yang hiruk-pikuk, korupsi dimana-mana, jiwa nasionalisme yang memudar, masih ada sebersit harapan bagi bangsa Indonesia, yaitu adanya generasi wisudawan Teknokrat hari ini.”  Penanaman optimisme ke dalam diri wisudawan dianggap perlu oleh Mahathir. “Dunia kerja tidak mudah dihadapi.  Banyak lika-liku menuju kesuksesan,” paparnya lagi.  
 
Kegiatan wisuda ini juga dimeriahkan oleh segenap aktivis-aktivis kampus, para mahasiswa yang terlibat dalam segala organisasi kampus Perguruan Tinggi Teknokrat. Salah satu persembahan para mahasiswa adalah tari kreasi Lampung disertai dengan penerbangan Hexacopter karya UKM Robot, puisi berbahasa Inggris, dan puisi berbahasa Jepang. UKM Paduan Suara Teknokrat juga tidak letih-letihnya bernyanyi menghibur sampai dengan pengukuhan 1.118 wisudawan selesai.
Go to Top