UKMI Ar-Rahman Teknokrat Cetak Kader Islami
en id
Monday, 25 March 2019

Latest News

UKMI Ar-Rahman Teknokrat Cetak Kader Islami

Peningkatan kualitas generasi muda muslim tidak terlepas dari peran pembinaan keislaman. UKMI Ar-Rahman Teknokrat sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa Islam meningkatkan motivasi generasi muda untuk mempelajari Islam, mengemas metode pembinaannya dengan kreatif dan inspiratif guna tercapainya generasi mahasiswa yang islami. Berbagai pembinaan dari pengurus UKMI Teknokrat kepada kadernya direncanakan pada saat musyawarah kerja anggota. UKMI yang berdiri sejak 10 Oktober 2013 dengan visinya yaitu Lembaga Dakwah Kampus yang kokoh, berprestasi, dan kontributif menjadi inspirasi menuju kampus madani.
 
Dilihat dari program kerjanya UKMI Ar-Rahman Teknokrat yang diketuai oleh Rahmanu Indrajat memiliki berbagai kegiatan keislaman yang cukup padat dan kreatif untuk membina kadernya. Setiap bidang dan biro-biro memiliki program kerja tersendiri dengan target sasarannya. Bidang Kaderisasi berfokus pada perekrutan seluruh mahasiswa baru islam Teknokrat untuk menjadi kader. Bidang ini rutin melakukan Latihan Kepemimpinan Manajemen Islam Tingkat Dasar (LKMITD ), Pelatihan Manajemen Dakwah Kampus Tingkat Dasar (PMDKTD), Rihlah atau jalan-jalan kepantai dan  ke gunung.  Sedangkan bidang Kajian Syiar Islam dengan agenda rutinnya yaitu Pengajian Tafsir Alqur’an setiap kajian kontemporer dengan pembahasan masalah tentang isu-isu ke Islaman terkini dan kajian kemuslimahan.
 
 
 
Terdapat 3 biro dalam UKMI Ar-Arahman Teknokrat yaitu BBQ (Bimbingan Baca Alquran),  akademik,  dana dan usaha. Diantara agenda kerja Biro BBQ yaitu Mabit, malam bina iman dan taqwa selama semalam menginap dimasjid dikhususkan bagi mahasiswa laki-laki yang dimulai dari pukul 20.00 sampai dengan 06.00 pagi dengan rangkaian kegiatan tilawah quran, tausiah ustad, sholat tahajud, kultum subuh, membaca almaksurat yaitu zikir pagi dan petang. Selain itu ada program Jalsah yaitu kajian kemuslimahan  dengan mengkaji materi dari ustadzah tentang etika perempuan islam dari cara berpakaian dan bergaul. Selanjutnya,  Self Development Program yaitu training motivasipengembangan diri untuk menjadi muslimah yang ideal.
 
 
 
Geliat UKMI Ar-Rahman untuk menghidupkan masjid dengan kultum qoblah zuhur, dan kajian rutin mingguan tentang berbagai isu-isu ke Islaman. Peran UKMI Ar-Rahman Teknokrat dirasakan sangat bermanfaat dalam membangun mental generasi muda Islami yang utuh, Hi. Mahathir Muhammad, SE., MM. sebagai Pembina kemahasiswaan mengungkapkan bahwa Teknokrat berupaya mengenalkan Islam secara nyata kepada mahasiswanya. Seperti mata kuliah pendidikan Agama, belajarnya langsung di masjid. Sebelum belajar, mahasiswa harus berwudhu dahulu dan diteruskan dengan berzikir bersama, diakhiri dengan sholat berjamaah. Hal ini, sebagai upaya meningkatkan ketaqwaan dan keimanan mahasiswa.  
Go to Top