TEKNOKRAT TINGKATKAN KUALITAS PENELITIAN DOSEN
en id
Sunday, 19 May 2019

Latest News

TEKNOKRAT TINGKATKAN KUALITAS PENELITIAN DOSEN

Tugas seorang dosen selain pendidikan dan pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, juga harus melakukan penelitian. Sebagai ilmuwan dan pemikir, dosen senantiasa diharapkan perannya untuk memajukan pengembangan pendidikan melalui penelitian yang lebih relevan dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
 Oleh sebab itu, setiap dosen dituntut untuk dapat melakukan penelitian dan mengimplementasikan hasil-hasil penelitian tersebut kepada masyarakat.
 
Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen, maka AMIK Teknokrat menyelenggarakan pelatihan metodologi penelitian dosen untuk bidang komputer. Kegiatan yang mengusung tema “Menghasilkan Penelitian yang Berkualitas dan Kompetitif” ini dilaksanakan di Kampus Teknokrat tanggal 6-7 September 2012. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada dosen mengenai metodologi penelitian dan peluang publikasi karya ilmiah/penelitian serta hibah penelitian, meningkatkan kualitas penelitian dosen, dan meningkatkan kualitas pembimbingan yang dilakukan oleh dosen terhadap karya ilmiah/tugas akhir mahasiswa. 
 
Acara ini dibuka oleh Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA. Dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa dosen memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan penelitian, untuk itu penelitian wajib dilakukan, ujarnya. Idealnya setiap dosen harus melakukan penelitian 3 kali dalam setahun, maka dosen harus membiasakan untuk melakukan penelitian, jelas Beliau. 
 
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir. Agus Buono, M.Si., M.Kom., dari Institut Pertanian Bogor. Dalam paparannya, Agus menyampaikan ada 4 alasan mengapa perlu melakukan penelitian yaitu: keterbatasan terhadap lingkungan yang begitu luas yang menimbulkan rasa kecemasan, takut dan ancaman; keingintahuan; adanya permasalahan, tantangan, ancaman, kesulitan; dan keinginan untuk lebih baik dan lebih mudah. Paparnya. Melalui penelitian, maka pengetahuan ilmiah akan berkembang, sambungnya. Agus juga menambahkan,  penelitain adalah pencarian teori, pengujian teori, dan pemecahan masalah. Selain itu penelitian juga harus sistematis, terkontrol, empiris, penyelidikan kritis dari pernyataan hipotesis tentang perkiraan hubungan antar gejala alam, jelasnya. 
 
 
Dalam kegiatan ini para peserta pelatihan mendapatkan berbagai materi yaitu penelitian dan publikasi ilmiah secara global, metodologi penelitian ilmu komputer dan informatika, perencanaan riset dan teknik penulisan karya ilmiah, serta publikasi ilmiah dalam jurnal/prosiding nasional/internasional. Selain itu masing-masing peserta juga mempresentasikan hasil penelitian yang sudah dibuat untuk langsung di koreksi oleh narasumber.
Go to Top