en id
Wednesday, 22 November 2017

Latest News

TEKNOKRAT GELAR FESTIVAL PADUAN SUARA

  • Published: Wednesday, 11 November 2015 09:56
  • Hits: 2133

    BANDARLAMPUNG - Memudarnya kecintaan terhadap tanah air dikalangan generasi muda, seperti lebih menyukai budaya dan musik asing, menarik perhatian Perguruan Tinggi Teknokrat, Lembaga ini, menggalakan cinta budaya Indonesia melalui Festival Paduan Suara (Padus) Teknokrat di gelangang Indoor kampus setempat kemarin (10/11).
     Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat Dr. H. M. Nasrullah Yusuf SE., MBA. Menyebut, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam memaknai hari Pahlawan yang dapat disalurkan melalui kecintaan terhadap seni dan music Indonesia, tanpa meninggalkan unsure kebangsaan.
“Melalui kegiatan yang mengusung tema Dengan Seni Kita Kenang Semangat Juang dan Jasa Para Pahlawan Bangsa itu, diharapkan generasi muda dapat merenungkan, menghargai dan melamjutkan semangat juang para pahlawan.” Ujarnya saat diwawancarai usai pembukaan Festival Paduan Suara, kemarin.
    Kendati demikian, dia terus berupaya untuk memotivasi dan mengapresiasi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi dan meningkatkan agar tidak membuang-buang waktu terhadap hal yang bersifat negative.

 

 

Juara I  SMAN 2 Bandar Lampung (Kiri), juara II SMA Al-Kautsar Bandar Lampung (Tengah),  juara III SMA Fransiskus Bandar Lampung (Kanan).

 

    Senada, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat H. Mahathir Muhammad, SE., MM. memaknai hari pahlawan sebagai suatu upaya untuk mengingatkan siswa dalam membangun Indonesia. Bukan hanya peningkatan semangat, namun perjuangan tanpa pamrih didalam sanubari.
     Dalam Festival Paduan Suara yang diikuti oleh 14 sekolah se-Lampung tersebut, peserta dari SMAN 1 Pringsewu, Cristie, memaknai Hari Pahlawan sebagai salah satu motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan senantiasa giat belajar sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan.
“Setiap pagi sebelum KBM (kegiatan Belajar Mengajar) dimulai, kami selalu menyanyikan lagu kebangsaan dan sebelum pulang sekolah kami selalu menyanyikan lagu daerah. Ini salah satu bentu penghargaan kami untuk mengenang jasa  para pahlawan,” terang Cristie.
     Berdasarkan hasil perlombaan, Juara pertama diraih SMAN 2 Bandar Lampung, disusul juara II SMA Al-Kautsar Bandar Lampung dan juara ketiga disabet SMA Fransiskus Bandar Lampung. Sementara, kategori best costume diraih SMA Al-Kautsar dan kategori Best Coreografy oleh SMA Fransiskus Bandar Lampung. (Radar Lampung, 11 November 2015)

Go to Top