en id
Wednesday, 22 November 2017

Latest News

OKTIANA, MAHASISWA TEKNOKRAT JAWARA ALSA

  • Published: Saturday, 06 February 2016 11:00
  • Hits: 1736

Kemampuan Oktiana membacakan berita meggunakan bahasa inggris mampu mengungguli peserta lain, bahkan mahasiswa dari UGM yang berlaga dengannya di final.

Semangat untuk menjadi pemenang membara di hati mahasiswi cantik ini. Seluruh materi yang dipelajari, bimbingan dari dosen, serta doa dari kedua orang tua menjadi modalnya bertarung pada ajang kompetisi bahasa inggris paling bergengsi di Indonesia, ASEAN Law Student Association English Competition (ALSA E-Comp) 2015 di Jakarta.

Dialah Oktiana Zaidah, mahasiswa semester III STBA Teknokrat itu mampu bersaing ketat dengan puluhan peserta dari berbagai universitas ternama untuk merebut gelar sang juara. Pada kompetisi itu, kemampuan Oktiana dalam membacakan berita berbahasa inggris teruji. Dengan penuh percaya diri dan lugas, perempuan berkulit putih itu menyelesaikan seluruh tantangan membacakan berita berbagai bidang, mulai dari ramalan cuaca (Weather Forecast) hingga laporan langsung (Live Report). 

Di babak final ia harus berhadapan dengan mahasiswa UGM. Persiapan panjang yang dilakukan berbuah manis ketika dewan juri menilai Oktiana lebih unggul dari peserta lainnya. “Saya sangat bahagia ketika dinyatakan sebagai juara pertama ALSA E-Comp cabang news casting,” kata Oktiana kepada Lampung Post, baru-baru ini.

Oktiana mengaku akan terus mengasah kemampuan berbahasa inggrisnya melalui seluruh kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang ada di kampusnya. “Selain di perkuliahan, saya juga aktif di unit kegiatan mahasiswa bidang bahasa Inggris,” ujar dia.

Baik dalam intrakurikuler maupun ekstrakurikuler Oktiana mendapat pendalaman materi sekaligus simulasi latihan mengikuti kompetisi, “Saya akan memanfaatkan kemampuan berbahasa asing ini untuk memperoleh pekerjaan di tingkat internasional,” kata perempuan berhijab itu.

Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat Nasrullah Yusuf mengatakan pihaknya terus meningkatkan layanan pendidikannya. “Bahasa Inggris salah satu kunci sukses dalam berkompetisi di era persaingan bebas saat ini,” kata Nasrullah.

Guna memberikan pendidikan bahasa inggris bermutu, STBA Teknokrat telah memiliki dua native speaker dari Amerika, Christian Todd Williams dan Dawn Wood Williams. Nasrullah mengatakan kedua native speaker bukan hanya mengajarkan ilmu bahasa inggris, melainkan juga budaya dan etos kerja warga Amerika.

“Amerika menjadi negara maju karena pola hidup dan kerja warganya yang disiplin serta profesional,” kata dia. (S1)

Go to Top