en id
Saturday, 18 November 2017

Latest News

Mahasiswa Teknokrat Berlaga di Kompetisi IT Nasional

  • Published: Monday, 01 August 2016 03:07
  • Hits: 764

Dua tim Perguruan Tinggi Teknokrat berlaga di ajang nasional bertajuk compFest 8 yang menghadirkan berbagai kompetisi IT. Jenis lomba yang di ikuti adalah internet of things. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 23 juli 2016 dan berakhir pada 18 september 2016. Salah satu peserta compfest,  Claudia jonathan, merancang safety car system untuk di lombakan. “itu sistem khusus yang dapat terhubung langsung dari sensor smartphone,” kata anggota tim anak Bawang itu kepada Lampung post, kamis (28/7).

Dalam kompetisi tersebut, Teknokrat menghadapi mahasiswa dari 12 kampus faforit, di antaranya Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Mahasiswa yang aktif sebagai tutor dalam UKM Programming kampusnya itu menjelaskan manfaat Safety Car Monitoring System adalah untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi akibat kelalaian pengemudi, terutama yang berusia remaja. Dengan aplikasi tersebut, orang tua dapat mengetahui posisi mobil yang di kendarai anak melaui GPS yang di sematkan pada kendaraan.

Aplikasi itu juga memungkinkan orang tua mengetahui kecepatan mobil, mendeteksi kecelakaan, hingga sensor alcohol secara real time. “Bahkan jika kendaraan mengalami kecelakaan, orang tua akan langsung mendapat informasinya,” ujar dia.

Mahasiswa jurusan s-1 Teknik Informatika itu menjelaskan sensor memastikan pengemudi tidak dalam keadaan mabuk saat mengemudi. “Fitur ini sangat penting karena banyak remaja yang mengemudi dalam keadaan mabuk,” kata dara kelahiran Jakarta, 26 Oktober 1996 itu. Mahasiswa yang bercita-cita menjadi programer dunia itu menjelaskan ketika sensor mendeteksi terdapat kadar alkohol yang mengindikasikan pengemudi mabuk, maka mobil otomatis tidak dapat di operasikan. Sistem pendeteksi kadar alcohol di bekali dengan sensor TGS2620.

Dorong pengembangan IT

Dosen pembimbing, Rohmat Indra Borman, mengatakan pihaknya terus berupaya membangun antusiasme terhadap pengembangan teknologi informasi di Indonesia melalui rangkaian akademi, event,dan kompetisi. Menurut dia, teknologi harus di manfaatkan optimal bagi kebutuhan masyarakat.” Kami satu-satunya perguruan tinggi di sumatera yang lolos seleksi dan berhak mengikuti kompetisi bergengsi itu,” kata Rohmat. Menurut dia, kompetisi tersebut bertujuan menghasilkan kreativitas dan inovasi baru bidang IT.

Selain Safety Car Monitoring System, Teknokrat juga menjagokan pendeteksi kebakaran dalam kompetisi tersebut. “Keduanya sesuai tema dan sangat di butuhkan masyarakat saat ini,"kata Rohmat. (s1)

Go to Top