en id
Monday, 16 January 2017
  • Mahasiswa Teknokrat
    Sumbang Robot Drone Kepolda Lampung

Latest News

MENUJU UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA TEKNOKRAT SIAPKAN TIGA FAKULTAS

  • Published: Thursday, 13 October 2016 03:14
  • Hits: 329

PERGURUAN Tinggi Teknokrat Lampung terus melakukan pembenahan menuju Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Berbagai upaya telah dilakukan termasuk perbaikan syarat yang diharuskan oleh Kementerian Riset dan Dikti untuk dilengkapi. Dengan harapan dalam tahun ini, STMIK, AMIK dan ABA Teknokrat menjadi universitas.

Demikian dikatakan Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat Lampung, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. menanggapi proses Perguruan Tinggi Teknokrat Menjadi UTI, akhir pekan lalu. Menurut Nasrullah, sekarang beberapa dosen khusus menangani masalah proses dan persyaratan yang dibutuhkan Kemenristek dan Dikti. “Ya, mohon doanya semoga proses Teknokrat menjadi Universitas berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan,” harap Nasrullah.

Menghadapi Universitas, lanjut Nasrullah Yusuf, sekarang beberapa program studi dan fakultas sedang dibuka. Saat menjadi universitas, nanti ada tiga fakultas dengan 14 program studi (prodi). Fakultas yang kini disiapkan yaitu, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra dan Fakultas Ekonomi Akuntansi dan Manajemen.

Sikap optimis Teknokrat segera menjadi universitas, Lanjut Nasrullah, karena hasil visitasi dari Kementerian Riset dan Dikti dinilai Teknokrat paling siap dan lengkap untuk menjadi Universitas di wilayah Kopertis II Sumbagsel. Selain itu, dari beberapa sarana dan prasarana Teknokrat juga sudah memadai untuk menjadi universitas. Selain itu, kata Nasrullah, di Lampung sudah ada 20 tahunan belum berdiri universitas.

“Karena itu, dengan doa dan dukungan semua pihak, semoga Teknokrat segera terealisasi menjadi Universitas. Sebab, sudah dua puluh tahun lebih belum berdiri universitas di Lampung, semoga Teknokrat dalam waktu dekat menjadi Universitas. Mohon doanya ya, kita sekarang berjuang untuk melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan Kemenristek dan Dikti,” kata Nasrullah.

 


Disinggung mengenai tenaga dosen yang ada di Teknokrat, Nasrullah mengatakan untuk rasio dosen sudah memadai. Yang diutamakan di Teknokrat bagaimana semua prodi ada dosen dengan basis linear, sesuai dengan prodi yang ada. Soal fasilitas perkuliahan, Teknokrat terus melakukan pembangunan gedung untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan. Gedung yang sekarang dinilai Nasrullah sudah memadai, tapi Teknokrat akan terus meningkatkan pembangunan agar tempat perkuliahan semakin memadai.

Beberapa waktu lalu, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis)Wilayah II Prof Dr. H. Selamet Widodo, MS., MM. dalam kunjungan ke Perguruan Tinggi Teknokrat, mengatakan tidak ada alasan bagi Kementerian Ristek dan Dikti untuk menolak Teknokrat menjadi Universitas. Alasan Slamet WIdodo, semua persyaratan yang dimiliki oleh Teknokrat sudah terpenuhi, baik fasilitas kuliah, kegiatan mahasiswa, akreditasi prodi sudah cukup. Kalaupun ada kekurangan hanya beberapa hal saja bisa diperbaiki.

Karena itu, Koordinator Kopertis Wilayah II akan membantu mendorong Dikti agar proses Teknokrat menjadi Universitas segera diwujudkan. Ia pun akan menyampaikan persiapan Teknokrat menjadi Universitas saat nanti bertemu Dirjen Dikti dan Menristek Dikti. “Pokoknya tidak ada alasan bagi Dikti untuk menolak Teknokrat menjadi universitas. Karena itu, Kopertis Wilayah II akan membackup seluruh kegiatan Teknokrat menjadi Universitas,” ujar Slamet. 

Go to Top