en id
Wednesday, 22 November 2017

Latest News

TEKNOKRAT PERSEMBAHKAN MENDALI BAGI LAMPUNG

  • Published: Friday, 11 November 2016 12:41
  • Hits: 1056

PERGURUAN Tinggi Teknokrat mempersembahkan piala dan mendali yang diraih mahasiswa dari berbagai kompetisi nasional kepada Pemerintah Provinsi Lampung. Penyerahan tersebut bentuk apresiasi dukungan pemerintah pada peningkatan kualitas pendidikan.

Piala dan mendali diserahkan kepeda Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Hery Suliyanto saat pembukaan Lomba Paduan Suara TEKNOKRAT 2016 DI Kampus setempat, Kamis (10/11).

Piala dan mendali yang diberikan antara lain juara I nasional Animasi Budaya pada Pagelaran Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik 9) Kemenristek Dikti dan juara 3 nasional Internet of Things pada CompFest 8 yabg diadakan Universitas Indonesia.

“Prestasi dan kemenangan ini bagi Lampung. Ini cara kami berjuang mengharumkan nama Lampung di kancah nasional,” kata mahasiswa yang menyerahkan piala Gemastik, Aga Arsari.

Di hadapan 300 orang peserta lomba, Hery menyatakan apresiasinya pada Teknokrat atas berbagai kemengangan tersebut. “Pemerintah sangat bangga atas upaya mahasiswa Teknokrat mengharumkan nama Lampung,” kata dia.

Pada kesempatan itu, setiap tim yang berasal dari 10 sekolah menyanyikan dua lagu yakni wajib dan pilihan. Lagu wajib yang dapat dipilih yakni syukur dan berkibarlah Benderaku, sementara lagu daerah di antaranya Janger (Bali), Manuk Dadali (Jawa Barat), dan Suwe Ora Jamu.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan semangat patriotism di kalangan generasi muda,” kata dia.

Ketua Perguruan Tinggi Nasrullah Yusuf mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

 

“Kami ingin mengajak siswa menghargai jasa para pahlawan. Negara ini merdeka berkat perjuangan pahlawan,” kata dia. Kegiatan tersebut juga bertujuan melestarikan seni paduan suara.

Melalui penghayatan tersebut, siswa diharapkan mampu meneruskan estafet kepemimpinan dengan baik. Salah satunya dengan giat belajar yang didasari karakter mulia.

Aspek penilain lomba meliputi intonasi, kualitas vocal, kesesuain dengan partitur, dan keseluruhan artistic. Juri terdiri dati tiga orang yaitu pelatih paduan suara Teknokrat dan dua orang dari Taman Budaya.

Festival paduan suara yang diselenggarakan untuk kedua kalinya itu memperebutkan piala bergilir, mendali, uang pembinaan, dan sertifikat. (*1/S2)

Go to Top