en id
Wednesday, 22 November 2017

Latest News

NILAI TOEFL PESERTA YUDISIUM TEKNOKRAT 500

  • Published: Tuesday, 13 December 2016 08:30
  • Hits: 562

Sebanyak 339 calon wisudawan Perguruan Tinggi Teknokrat mengikuti yudisium periode keempat di gelanggang Mahasiswa Perguruan Tinggi Teknokrat pada Sabtu (10/12) lalu. Peserta yudisium memiliki kemampuan bahasa Inggris mumpuni. Hal itu dibuktikan melalui sertifikat kelulusan Test of English as a Foreign Language (TOEFL).

“Kelulusan TOEFL merupakan syarat mahasiswa mengikuti yudisium,” kata Ketua Yayasan Pendidikan Mahathir Muhammad di sela yudisium. Bagi mahasiswa Sastra Inggris nilai TOEFL minimal 500, sementara jurusan lain minimal 450. Ujian TOEFL untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris yang kini kerap menjadi salah satu syarat penerimaan perusahaan-perusahaan besar.

Salah satu peserta yudisium cumlaude, Rama Ridho, mengatakan penguasaan bahasa Inggris merupakan keharusan. “Meski bukan jurusan Sastra Inggris, saya memicu diri menguasai bahasa internasional tersebut,” kata Rama saat menyampaikan kesan dan pesan lulusan.

Perkembangan teknologi dan informasi yang pesat saat ini harus diimbangi dengan kemampuan bahasa Inggris agar mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN. “Kesuksesan di era persaingan antarnegara saat ini hanya dapat diraih dengan penguasaan bahasa aasing,” kata dia.

Peraih IPK 3,89 itu memotivasi peserta lainnya untuk tetap mengingkatakan kompetensi dan kapasitas. Ia mendorong peserta yudisium untuk tidak mudah putus asa saat mengalami kegagalan.

 

“Mari kita ubah semua yang impossible menjadi i’m possible,” kata lulusan yang menyelesaikan studi S-1 selama 3 tahun 4 bulan itu.

Tujuan lulusan terbaik yudisium keempat yaitu S-1 Sastra Inggris Dwi Yuliani IPK 3,65; S-1 Teknik Informatika Sri Rahayu Ningsih IPK 3,66; Diana Wulandari IPK 3,64; dan Bella Fista Seliyana IPK 3,61; S-1 Sistem Informasi Rama Ridho IPK 3,89; Yulis Setiyani IPK 3,73; dan Dwi Yulia Sari IPK 3,71. (IMA/S1)

Go to Top