Gubernur Lampung dan Teknokrat Santuni 1.500 Anak Panti
en id
Sunday, 25 June 2017
  • Team Robotik
    Mahasiswa Teknokrat

Latest News

Gubernur Lampung dan Teknokrat Santuni 1.500 Anak Panti

  • Published: Monday, 05 June 2017 08:37
  • Hits: 90

 

Universitas Teknokrat Indonesia menggelar acara buka bersama dan shalat Tarawih dengan ribuan anak yatin-piatu. Acara yang digelar di Gelanggang Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kemarin (4/6) tersebut merupakan bentuk syukur Teknokrat setelah beralih status menjadi  Universitas tahun ini.

Acara yang dihadiri Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, Asisten 1 bidang pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Hery Suliyanto, Asisten IV Bidang Umum Hamartoni Ahadis, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Mahfud Santoso ini diikuti 1.500 anak dari 36 panti asuhan se-Bandar Lampung.

Teknokrat menyandang gelar Universitas. “Saya bersyukur salah satu perguruan tinggi Ditemui usai buka bersama, Gubernur  mengaku  ikut bersyukur akhirnya terbaik seperti Teknokrat, hari ini telah berubah

menjadi  Universitas Teknokrat Indonesia. Sebab, perubahan status  ini bukan merupakan hal yang  mudah, karena dibutuhkan beberapa persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi,” katanya pada awak media.

Ia juga berharap, perubahan status tersebut bisa membawa Teknokrat menghasilkan lebih banyak  prestasi bagi dunia pendidikan  di Lampung. “Seperti yang  kita sama-sama ketahui, Teknokrat punya segudang  prestasi tingkat nasional. Saya harapkan banyak anak-anak Lampung yang terdidik di sini (Teknokrat, Red) bisa memberikan  prestasi yang  lebih baik lagi bagi provinsi Lampung.” Katanya.      

Ketua pendidikan yayasan Teknokrat  Mahathir Muhammad dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih kepada  Pemprov Lampung, khususnya Gubernur yang telah memberikan dukungan kepada Teknokrat, sehingga dapat bertransformasi menjadi Universitas.

“Beliau (Gubernur Lampung, Red) tidak  hanya memberikan dukungan moril, namun juga beasiswa kepada mahasiswa kami yang berprestasi ditingkat nasional,” katanya.

Dalam acara itu, Gubernur bersama Teknokrat turut menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan alat tulis kepada 1.500 anak yatim-piatu. Ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Teknokrat sejak masih berupa tempat kursus hingga telah bertransformasi menjadi Universitas.

“Tentunya harapan kita silaturahmi ini bisa tetap terjaga antara Teknokrat dan anak yatim piatu, sehingga bisa menumbuhkan rasa simpati mahasiswa, kemudian juga tergerak hatinya dalam membantu sesama,” tukasnya. 

Go to Top