Mahasiswa Malaysia KKL di TEKNOKRAT
en id
Monday, 18 February 2019

Latest News

Mahasiswa Malaysia KKL di TEKNOKRAT

Mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengagumi teknologi Robot Terbang Drone Teknokrat ketika mereka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Perguruan Tinggi Teknokrat.  Robot terbang ini adalah Juara I Nasional Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) Drone jenis quadcopter dan hexacopter tahun 2014 yang mengalahkan universitas-universitas terkemuka di Indonesia seperti ITB, UGM, ITS, dan lainnya.  Robot terbang yang dalam perlombaan KRTI adalah untuk SAR (search and rescue) ini dikembangkan lebih lanjut oleh tim Robotik Teknokrat sehingga dapat digunakan untuk foto udara pemetaan wilayah.  Saat ini robot terbang Sang Juara sedang melakukan uji coba pemetaan wilayah perairan Waterfront City Lampung.

UKM adalah universitas ternama di Malaysia yang terletak di Kuala Lumpur.  Dosen pendamping mahasiswa UKM, Muhammad Adnan bin Picthan, BA, MPhil mengungkapkan kegembiraannya selama mengunjungi Teknokrat, “Kami mengagumi Perguruan Tinggi Teknokrat yang berhasil mendidik mahasiswa menjadi juara nasional di bidang robot dan bahasa.  Kami sangat senang dan bangga, serta berterima kasih kepada Teknokrat yang telah menciptakan kesempatan dan kenyamanan dalam berkunjung ke Lampung ini,” ujarnya dalam acara penutupan KKL (13/2). 

 

Dalam kesempatan makan siang bersama, Ketua Perguruan Tinggi Teknokrat, DR. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA mengungkapkan rasa bangganya menjadi tuan rumah KKL ini.  “Sampaikan salam kepada Prof. Datin Noor Aziah Haji Mohd Awal, Deputy Vice-Chancellor Students & Alumni Affairs (Wakil Rektor) UKM.  Terima kasih telah mengirimkan mahasiswa-mahasiswa UKM ke Teknokrat. Kami akan balas berkunjung ke UKM dalam program berikutnya,” ujarnya. 

Program KKL mahasiswa UKM ini merupakan kunjungan balasan dari kedatangan mahasiswa Teknokrat di UKM Oktober 2014.  Program komprehensif Sahsiah Pelajar (pengembangan kepribadian mahasiswa) ini diisi dengan mempelajari bahasa dan aksara Lampung, berlatih tari dan gamolan tradisional Lampung, memasak masakan khas Lampung, membatik Lampung, berwisata ke Pantai Pasir Timbul Pesawaran, dan lainnya.

“Kegiatan ini telah menciptakan persaudaraan antara Teknokrat dan UKM, juga antara dua negara, yaitu Indonesia-Malaysia,” ungkap Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat H. Mahathir Muhammad, SE., MM. dalam sambutannya pada penutupan KKL. “Semoga program ini dapat menjadi katalisator untuk kerja sama yang lebih baik lagi antara dua institusi, Teknokrat dan UKM, di masa yang akan datang,” tambahnya lagi.

Go to Top