en id
Monday, 23 October 2017

Latest News

Mahasiswa Teknokrat Raih Juara Nasional Internet of Things (IoT), Kalahkan UI dan ITB

  • Published: Wednesday, 20 September 2017 08:53
  • Hits: 87

Tim komputer Universitas Teknokrat Indonesia meraih prestasi yang membanggakan. Pada ajang Computer Festival (Compfest) 9 yang digelar Universitas Indonesia, Depok Jawa Barat, Teknokrat berhasil meraih juara 1 pada cabang lomba Internet of Things (IoT). 

Teknokrat yang diwakili oleh tiga mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Khairin Syahputra, Kurniawan Gigih Luthfi Umam, dan Pipit Rahmayanti berhasil mengalahkan 9 finalis lain pada babak final yang berlangsung 16-17 September 2017 kemarin. Hebatnya Teknokrat yang berlaga dengan nama Tim Hamba Allah mengalahkan 9 finalis yang berasal dari beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti ITB, UI, dan ITS.

Dosen pembimbing lomba Rohmat Indra Borman, M.Kom menuturkan bahwa pada lomba ini peserta diminta membuat alat yang mempunyai kemampuan untuk menghubungkan benda-benda di lingkungan masyarakat sehingga satu sama lain dapat berkomunikasi melalui internet.

“Mahasiswa kami membuat aplikasi “Smart Kandang Ayam Petelur Guna Meningkatkan Hasil Produktivitas Berbasis Internet of Things”.  Alat tersebut dapat memberikan makan secara otomatis melalui Smartphone, Penyemprotan bakteri untuk sterilisasi kandang secara otomatis, mengisi tower air untuk minum ayam secara otomatis,  dan monitoring suhu dan kelembapan secara otomatis dan real time. Semuanya melalui smartphone,” jelas Rohmat.

Rohmat menambahkan, pada fase final ada beberapa tahapan yang harus dilalui yakni presentasi progress alat, Hackaton (Ngoding di tempat lomba selama 24 Jam), Network Session dan terakhir Final Presentation.

“Sebelum lolos jadi finalis 10 besar, peserta melewati dua fase yakni pengiriman proposal. mengirimkan proposal ide. Setelah dipilih 10 besar, para finalis diberikan pelatihan selam dua kali. Training 1 materinya tentang Design Thinking dan bagaimana menciptakan ide untuk IoT. Training 2, tentang bagaimana IoT di dunia Industri dan teknis dalam membuat IoT,” ujar Wakil Dekal Bidang III FTIK tersebut.

 

Sementara itu Plt Wakil Rektor III Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M mengatakan terdapat peningkatan yang signifikan pada tahun ini. Pasalnya pada tahun lalu Teknokrat hanya meraih juara 3.

“Yang lebih luar biasa, dari 10 finalis panitia hanya menentukan satu pemenang, yakni peserta terbaik yakni Teknokrat. Selain itu kami sangat bangga karena kami mengalahkan kampus-kampus hebat di Indonesia seperti ITB, ITS, dan tuan rumah UI,” ujar Mahathir.

Mahathir menambahkan, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa di bidang komputer, kualitas Universitas Teknokrat Indonesia sudah sejajar dengan kampus-kampus ternama di Indonesia. Ia berharap Teknokrat makin meningkatkan kualitas pendidikan, tak hanya di bidang komputer tetapi di semua fakultas.

Internet Of Things (IoT) Academy salah satu cabang pada ajang Computer Festival 9 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia. Adapun 9 tim lain yang berlaga pada final IoT adalah, BigKola dari Institut Teknologi Bandung, RuangKoding (STMIK Sinar Nusantara Surakarta), Vadra_Container (ITB), Despacito (Universitas Indonesia), Pejuang REKSTI (ITB), Overclock (UI), AvantGrande (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Horizon (UI), dan Jomblomevvah (Universitas Bangka Belitung).*

Go to Top