en id
Wednesday, 22 November 2017

Latest News

Teknokrat Ikut Deklarasi Tolak Gerakan Radikal

  • Published: Tuesday, 31 October 2017 03:47
  • Hits: 39

Provinsi Lampung mempunyai cara sendiri untuk menikmati 89 tahun Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dengan mendeklarasikan penolakan gerakan radikalisme. Lewat Kuliah Akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Menolak Radikalisme dipusatkan di Lapangan Bola Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Bandarlampung Sabtu (28/10/2017).

Deklarasi yang dibacakan Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM ini, tidak ditujukan kepada aliran atau kelompok tertentu. Murni gerakan kebangsaan menolak kelompok intoleran yang mengganggu dan merusak kesatuan NKRI dan Pancasila.

Sekitar 20 ribu orang perwakilan mahasiswa dari seluruh Provinsi Lampung bersama mendapat materi kebangsaan dan radikalisme lewat orasi kebangsaan Kapolda Lampung Irjend Pol Suroso Hadi Siswoyo dan Rektor Universitas Lampung Prof DR Ir Hasriadi Mat Akin, MP, Rektor UIN Prof. Moh. Mukri.

Deklarasi tersebut bukan hanya diadakan di Lampung tapi diseluruh Indonesia. Tindak lanjut kegiatan serupa yang dideklarasikan di Bali pada 26 September 2017 yang diikuti tiga ribu Rektor seluruh PT se-Indonesia yang berkomitmen menolak radikalisme.

Hadir dalam deklarasi tersebut Kepala Inspektorat Provinsi Lampung M Syaiful Dermawan, Ketua DPRD, Danrem 043 Garuda Hitam, Danlanud Pangeran M Bun Yamin, para Rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan swasta se-Lampung, unsur Forkopimda seluruh Provinsi Lampung, para tokoh perwakilan seluruh agama, tokoh agama,  tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Go to Top