en id
Wednesday, 22 November 2017

Latest News

Forum Rektor Indonesia Helat Seminar Nasonal di Universitas Teknokrat Indonesia

  • Published: Monday, 06 November 2017 11:06
  • Hits: 87

Universitas Teknokrat Indonesia menjadi tuan rumah seminar nasional Forum Rektor Indonesia (FRI) bertajuk Membangun Karakter Bangsa yang berdaya saing Berlandaskan Pancasila, sabtu (4/11). Seminar yang di laksanakan di gelanggang mahasiswa Teknokrat itu di moderatori Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Mahathir Muhammad.

Sejumlah pembicara ternama yang hadir dalam seminar yakni Dirjen Komenristek Dikti Intan Akhmad, Kepala Biro Kesekertariat MPR Muhammad Rizal, Staf Ahli Komendikbud Bidang Pembangunan Karakter Arie Budiman , Mendikbud periode 2009-2014 M Nuh Ketua Dewan Pertimbangan FRI Rochmat Wahab, dan Ketua FRI Suyatno.

“Seminar tersebut mengupas tentang urgensi pembangunan karakter di kalangan generasi muda,” kata ketua FRI Suyatno. Menurut dia, generasi muda saat ini di nilai kurang mengetahui karakter bangsa yang berlandaskan nilai luhur Pancasila. Hal ini menyebabkan generasi muda rentan kehilangan arah dan terlibat penyalahgunaan narkoba, radikalisme, gaya hidup matrealistik, serta intolean.

Dirjen Komenristek Dikti Intan Akhmad menekankan pentingnya penguatan kembali nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda. “Saatnya semua pihak bersama-sama membangun karakter generasi muda, demi kemajuan bangsa,”ujar intan.

Seminar diikuti Asisten III Pemprov Lampung Hamartoni Ahadis, Ketua Aptisi Lampung Firmansyah, Ketua Dewan Pendidikan Lampung Mahfud Santoso, Sekertaris Umum ICMI Lampung Khomsahrial Romli, Kepala Sekolah, Guru, Pengurus Kwarda, dan Mahasiswa.

Asisten III Pemprov Lampung Hamartono Ahadis mengapresiasi seminar nasional tersebut. “Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya berharap semakin banyak pihak yang peduli pembangunan karakter penerus bangsa,” kata Hamartoni.

 

Dari seminar tersebut, FRI mengajukan sejumlah rekomendasi bagi pemerintah. Ketua Dewan Pertimbangan FRI Rochmat Wahab menyebutkan sejumlah rekomendasi tersebut yakni pendidikan karakter harus di mulai dengan pendekatan agama, pendidikan karaketer harus memberikan pemahaman terhadap Pancasila dalam kehdupan berbangsa dan bernegara, serta pendidikan karakter harus di dukung peningkatan keterampilan dan pengetahuan. “Rekomendasi ini akan kami berikan kepada pemerintah sebagai dasar perumusan kebIjakan dan UU,”ujarnya.

Usai seminar, kegiatan di lanjutkan dengan MoU antara anggota FRI dan perguruan tinggi se- Lampung di  Hotel Bukit Randu.

Go to Top