MAHASISWA TEKNOKRAT, Ricky Kurniawan, Aktivis dan Entrepreneur Muda Wakili Provinsi Lampung ke Nasional
en id
Thursday, 16 August 2018

Latest News

MAHASISWA TEKNOKRAT, Ricky Kurniawan, Aktivis dan Entrepreneur Muda Wakili Provinsi Lampung ke Nasional

Masa mahasiswa adalah kesempatan terbaik untuk mengembangkan diri. Selain di dunia akademik, mahasiswa akan lebih berhasil jika aktif dalam kegiatan nonakademik, seperti Hima, BEM, atau UKM. Dengan mengikuti organisasi kemahasiswaan, akan tumbuh jiwa kepemimpinan dan sosial sehingga memiliki kesiapan mental dalam menghadapi dunia di luar kampus. 

Hal itu yang diyakini betul oleh Ricky Kurniawan. Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris angkatan 2014 ini saat ini tengah tumbuh menjadi bibit-bibit orang sukses. Rici, panggilan akrabnya, selain aktif di organisasi dengan menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) Universitas Teknokrat Indonesia saat ini tengah membangun bisnis olahan makanan dengan merek Mr. M.

Menurut Rici, baru-baru ini ia baru saja mengikuti Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Lanjut (LKMM-TL) di Bekasi, 12-14 Desember 2017 lalu. Dalam kegiatan yang digelar Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Rici mewakili Provinsi Lampung. Ia berangkat ke Jakarta setelah melalui beberpa proses.

“Untuk sampai ke  LKMM-TL itu melawati beberapa proses,  mulai dari tingkat dasar di Palembang,  tingkat menengah di Lampung dan Alhamdulillah saya lolos seleksi ke tingkat lanjut skala nasional. Dari Lampung hanya 10 orang yang terpilih,” tutur Rici pada Jumat, 23/3/2018.

Ia merasa bersyukur dapat mewakili Lampung sampai ke level nasional. Merupakan pengalaman yang berharga baginya dapat mengikuti kegiatan kemahasiswaan di tingkat nasional. Terlebih baginya yang merupakan seorang aktivis organisasi mahasiswa.

Satu hal yang istimewa dari anggota Duta Teknokrat tersebut adalah bahwa selain menjadi aktivis ia kini tengah menggeluti bisnis. Dimulai dari kecil-kecilan, bisnis olahan ubi tersebut kini mulai merambah banyak konsumen. Menurutnya pengalaman di organisasi menjadi modal untuk mengembangkan bisnisnya terutama soal manajemen dan marketing.

“Pesan saya kepada mahasiswa. Jadilah mahasiswa yang aktif. Belajar apa saja, baik akademik maupun nonakademik. Insya Allah hal itu (pengalaman berorganisasi) akan jadi modal berharga untuk menatap masa depan,” pungkasnya. (*)

Go to Top