Saturday, 19 September 2020
< >

Menpora Klaim Gelanggang Teknokrat Terbaik se-Indonesia

Juara I Lomba Inovasi Digital Mahasiswa Nasional

Teknokrat Juara I Debat Se-Asia di Jakarta

Meraih Penghargaan Teknologi Kreatif Kompas Gramedia Awards

Tim Paduan Suara Teknokrat Juara Bali International Choir Festival

Tim T-Rex Teknokrat Juara ASEAN Kontes Robot Kapal Selam

Students' Researches

Latest News

Kapolda Semangati Kebangsaan di Propti Teknokrat

Mahasiswa diminta untuk menjaga kebinekaan dan ideologi Pancasila sebagai modal mempertahankan bangsa dari sejumlah ancaman. Kalangan terpelajar juga diharapkan bisa menolak radikalisme dan bijak menggunakan media sosial.

Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengatakan kemajuan teknologi informasi, salah satunya media sosial, menjadi ancaman. Media sosial menjadi sarana untuk menyebar berita bohong hingga ujaran kebencian. Untuk itu, kalangan masyarakat terdidik, mahasiswa diimbau bijak menggunakan media sosial.

Sudjarno menyebutkan ancaman lainnya adalah radikalisme dan intoleransi, “Berdasar survei berbagai lembaga, ada sejumlah responden yang setuju dengan aksi bom bunuh diri dan mendukung berdirinya Negara khilafah. Kondisi ini sangat berbahaya bagi keberlangsungan NKRI,” kata dia di hadapan 750 mahasiswa baru peserta Program Orientasi Perguruan Tinggi (Propti) gelombang pertama Universitas Teknokrat Indonesia, Kamis(20/7).

Ia mengisahkan pengalamannya saat bertugas menjadi pasukan perdamaian PBB di Yugoslavia. Negara itu pecah karena tidak ada ideologi yang kuat. Jangan sampai Indonesia terpecah karena adanya ancaman pada ideologi Pancasila. Kapolda mengajak mahasiswa baru merajut kebinekaan dan menjadikan perbedaan suku, agama, dan golongan sebagai kekuatan.

Usai kapolda menyampaikan materi, sejumlah mahasiswa mengajukan pertanyaan. Beberapa pertanyaan yang muncul terkait dengan cara mengidentifikasi simpul radikalisme serta strategi menebar semangat kebinekaan di lingkungan kampus dan masyarakat.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf mengatakan pihaknya sikap mendidik mahasiswa menjadi insan toleran yang menghormati keberagaman. “Kami selalu memantau semua kegiatan mahasiswa agar terhindar dari radikalisme,” kata dia.

Bukan hanya mahasiswa, pimpinan Universitas juga telah memberi pemahaman bagi tenaga dosen agar memberikan pengajaran yang sesuai dengan wawasan kebangsaan dan ideologi bangsa. “Kami akan menjaga mahasiswa tidak terjerumus dalam radikalisme dan narkoba, demi kemajuan dan pembangunan bangsa,” ujar Nasrullah.

Academic Information

Form Pengajuan Judul PKL disini
Form Perubahan Judul PKL disini
Form Syarat Sidang PKL disini
Form Pengajuan Judul Proposal disini
Form Perubahan Judul Proposal disini
Form Syarat Sidang Proposal disini
Form Syarat Sidang Skripsi disini
Form Daftar Hadir Sidang disini
Form Peminjaman Ruangan disini

Pedoman Pengecekan Matakuliah Untuk Skripsi disini
Contoh Penulisan judul Praktik Kerja Lapangan disini
Pendaftaran Semester Pendek Genap 2020 disini

Form Pendaftaran Hadir Sidang Skripsi disini.
Form Peminjaman Ruangan disini.
Form Syarat Pengajuan Judul Skripsi disini.
Form Syarat Seminar Proposal disini.
Form Syarat Sidang Skripsi disini.
Kartu Kendali Bimbingan disni

Pendaftaran Semester Pendek Genap 2020 disini

 


Ketentuan Kegiatan Perkuliahan dalam Jaringan Disini

Panduan Penggunaan Spada Untuk Dosen Disini

Panduan Penggunaan Spada Untuk Mahasiswa Disini


Brosur Universitas Teknokrat Indonesia 2020 Disini

Brosur Internasional Universitas Teknokrat Indonesia 2020 Disini

Panduan Olimpiade Nasional MIPA-PT Ada Disini

Lowongan Kerja DOSEN Komputer Download Disini
Lowongan Kerja DOSEN Ekonomi/Manajemen Download Disini 
Lowongan Kerja DOSEN Sipil dan Elektro Download Disini
Lowongan Kerja STAFF Multimedia Disini

Our Location