Universitas Teknokrat Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Tsunami di Lampung
Saturday, 17 August 2019

Berita Lain

Universitas Teknokrat Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Tsunami di Lampung

Kepedulian terhadap musibah Tsunami yang dialami masyarakat pesisir Lampung Selatan, ditunjukkan oleh sivitas akademika Universiras Teknokrat Indonesia.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Mahatir Muhammad, SE, MM, bersama Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Teknokrat Indonesia, Selasa (25/12/2018), turun langsung ke lokasi bencana di Lampung Selatan menyampaikan bantuan dan rasa empati terhadap korban tsunami.

Universitas Teknokrat memberikan bantuan berupa alat kebersihan dan obat-obatan sebesar Rp33 juta kepada korban bencana tsunami Lampung Selatan yang diterima oleh Ahmad Rodi SKM, MKes, Kepala Markas PMI Lampung Selatan.

Tak hanya itu, Pengurus BEM Teknokrat bekerjasama dengan PMI juga memberikan logistik berupa beras, gula, garam, susu, secara langsung pada posko pengungsian di SMAN 1 Rajabasa Lampung Selatan.

Kepala Markas PMI Lampung Selatan Ahmad Rodi, menyampaikan terimakasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memberikan bantuan kemanusiaan. “Teknokrat merupakan kampus pertama yang memberikan bantuan langsung kepada kami. Karena itu, kami sangat berterima kasih atas kepedulian Teknokrat,” ujar Ahmad Rodi.

Sementara itu, mewakili seluruh Sivitas Akademika Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, mengucapkan duka yang mendalam atas musibah tsunami yang menimpa masyarakat pesisir di Lampung Selatan. Karena musibah tsunami yang terjadi Sabtu malam (22/12/2018), telah menelan korban jiwa, korban luka-luka dan korban materiil yang cukup banyak. “Karena itu, sudah sepatutnya kita ikut membantu dan peduli terhadap masyarakat yang terkena musibah tsunami,” ujar Mahathir.


Diinformasikan, korban meninggal di Lampung sampai Selasa (25/12) siang berjumlah 110 orang. Korban luka-luka 223 orang. Bantuan yang masih dibutuhkan oleh masyarakat berupa obat-obatan, alat kebersihan logistik, makanan, selimut dan lain sebagainya. (W9-jam)

Go to Top