KRAKATAU ART Robot Jaipong Teknokrat Optimis Juarai Kontes Robot Seni Tari Indonesia 2019
Thursday, 22 August 2019

Berita Lain

KRAKATAU ART Robot Jaipong Teknokrat Optimis Juarai Kontes Robot Seni Tari Indonesia 2019

Kontes Robot Indonesia Regional I Tahun 2019 yang meliputi wilayah Sumatera diselenggarakan Kemenristekdikti  pada 4 - 6 April 2019 bertempat di Kampus Universitas Teknokrat Indonesia. Ditunjuknya Teknokrat sebagai tuan rumah penyelenggaraan KRI 2019 berkaitan dengan komitmen, inovasi, serta prestasi Teknokrat yang senantiasa turut dalam kemajuan teknologi robot di Indonesia.

Tim KRAKATAU ART mewakili Teknokrat berkompetisi di KRI 2019  pada divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) 2019. Tim ini beranggotakan 3 peserta inti yaitu M. Ibnu Alfaroqi, Edi Susanto, Fika Trisnawati, 3 mekanik yaitu Dimas Prasetyo, Muhammad Alfarizi, Citra Oktaviana, serta dewan pembimbing yang diketuai Maulana Aziz Assuja.

Teknokrat turut bersaing dengan 11 tim yang berasal dari 11 universitas antara lain BOIMA V.0 - Institut Teknologi Del, Miak Cikar - Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, BALERANG 7.1 - Politeknik Negeri Batam, PAGARUYUANG - Politeknik Negeri Padang,  Cindai Sriwijaya - Politeknik Negeri Sriwijaya, NYI MAS RAHIMA 3.1 - STIKOM Dinamika Bangsa Jambi, EVO-DINCAK V - Universitas Bangka Belitung, RoboGen Dance - Universitas Mitra Indonesia, Al-A'raf - Universitas Negeri Padang, ERC_UNRI - Universitas Riau, serta Aadiyat - Universitas Sriwijaya.

Ulya Laily Fatimah, S.Kom selaku asisten permbimbing tim KRSTI Teknokrat yang ditemui saat pelaksanaan Running Test KRSTI 2019 di Gelanggang indoor Teknokrat  pada Jumat (5/4/2019) menuturkan bahwa Tim KRAKATAU ART optimis dapat menampilkan performa terbaik pada lomba yang dilaksanakan Sabtu (6/4/2019) mendatang.



“Tahun ini kami menargetkan meraih juara sekaligus terbaik dalam kategori Best Design merebut kembali prestasi yang pernah diraih pada tahun 2016 lalu. Tim KRSTI Teknokrat memiliki reputasi baik dalam bidang seni terutama dari segi Artistik, sehingga kami berharap bisa kembali menorehkan prestasi dan membawa Teknokrat menjadi Juara dalam KRSTI 2019”

Ditemui di hari yang sama Prof. Dr. Benyamin Kusumoputro, Juri Divisi KRSTI 2019 menuturkan bahwa tantangan terbesar dalam divisi KRSTI adalah kemampuan Robot menerjemahkan komunikasi dengan sensor bluetooth.



Go to Top